Part 2
Ciiiittt ... Brruukkk
“Akkhh !”
sakit ! siapa yang menyerempetku tadi. Kali ini aku berusaha memperhatikan sekelilingku. Dan melihat seseorang menggunakan helm yang turun dari motornya sambil setengah berlari ke arahku. Saat dia membuka helmnya ..
“Ternyata kau ?!” sahut kami bersamaan.
“kau ini gila ,ya ?! untuk yang kedua kalinya kau jalan ditengah. Kau memang mau cari mati ?!” katanya dengan ketus.
“heh ! dan untuk yang kedua kalinya juga ,bukannya kau bertanggung jawab ,malah balik memarahi.” Balasku tidak kalah ketus sambil berusaha berdiri. “ahh” hampir saja aku terjatuh kembali kalau tangan namja ini tidak langsung memegang lenganku.
“ya sudahlah. Kalau begitu biar aku mengantarmu pulang saja ?” ucapnya.
“Cihh ,akhirnya kau bisa berbuat baik juga sama orang.” Ujarku sedikit menyindir.
“Yaa ! kau ini mau ditolong atau tidak ?! dari pada kau pulang dengan kaki dan tangan luka seperti itu!” katanya mulai ketus.
“Ne .. ne .. baiklah . tapi ,aku tak begitu hafal jalannya sih. Tapi ,tidak terlalu jauh dari sini.” Ucapku lalu naik ke motornya.
Yah ,lumayan lama juga kami berputar-putar. Tapi ,syukur akhirnya bisa ketemu juga rumah ajusshi. Aku turun dari motor ketika sudah berhenti depan rumah.
“Yaa !” teriakku begitu dia langsung melesat pergi.
“dasar sombong. Padahal mau bilang terima kasih. Ya ,sudahlah.” sungutku dalam hati.
“ya,ampun heoyun-ah .. kamu dari mana saja ?! tadi ajusshi menelfon katanya ajusshi mencarimu didepan sekolah ,tapi kamu sudah tidak ada. Dari mana saja kamu ?” ajumma menegur dari dapur ketika mendengarku masuk rumah.
“mianhe ,ajumma. Tadi aku agak bosan waktu menunggu ajusshi. Jadi aku jalan-jalan sebentar.” Jawabku berbohong dari ruang tamu.
“lalu ,siapa yang mengantarmu pulang ? bukannya kamu belum hafal jalan disini ? .. dan Astaga ! apa yang terjadi padamu ? kenapa kaki dan tanganmu berdarah ?!” tanya ajumma khawatir saat melihat kaki dan tanganku berdarah.
“tidak apa-apa ajumma. Hanya lecet. Tadi aku tidak sengaja diserempet motor yang kebetulan temanku disekolah. Jadi,sebagai permintaan maafnya dia mengantarku pulang.” Jawabku singkat padat dan jelas sambil segera berlalu ke kamar.
Aku sedikit membanting pintu kamarku ,melempar tasku ke lantai dan mengambil kotak P3K di lemari dekat meja belajar ,segera membersihkan dan membalut luka ku dengan obat merah dan kapas . begitu selesai aku menghempaskan tubuhku ditempat tidur. Aku menatap langit-langit kamarku yang dihiasi dengan tempelan bintang-bintang, jujur aku juga tak tahu kapan bintang-bintang itu ada ,mungkin sudah sejak kamar ini ada. Kembali aku memikirkan apa yang sudah terjadi saat pulang sekolah tadi. Kenapa dia tiba-tiba datang lagi saat aku ingin merubah dan melupakan kenangan burukku. Memang sebelum keluar dari tempat rehabilitas aku ingin sekali balas dendam. Tetapi ,saat keluar dari rehabilitas dan tinggal bersama ajusshi dan ajumma aku melupakannya. Saat aku melihatnya lagi sakit yang dulu ku rasakan ,dapat ku rasakan lagi. Sakitnya dikecewakan ,ditinggalkan ,dan sakit karena tak membalas perasaan ini. Perasaanku campur aduk ,antara marah ,kecewa dan juga rindu karena bisa melihatnya lagi. Ahk ! kenapa sakit kepala ini datang lagi.
*********
“Aishhh .. jam berapa ini ?!” gumamku begitu baru bangun dan mengambil jam diatas meja samping tempat tidurku.
“ah ,jam 4 subuh ?! Pasti karena sakit kepala tadi sore aku tidur sampe sekarang. Aissh.” Keluhku begitu sadar kalau ini baru jam 4 subuh. Ku lihat luka ku sudah baikan ,tidak terlalu sakit lagi kalau digerakkan. Aku turun ke dapur dengan pelan-pelan agar tak mengganggu orang dirumah yang masih tidur. Mengambil segelas air penuh dan meminumnya.
“Huh ,tidak ada makanan lagi. Padahal sudah tidak makan dari kemarin sore.” Batinku sambil membuka kulkas. Saat kembali ke kamar ,aku berusaha tidur kembali tetapi ,tidak bisa. Akhirnya aku duduk diatas tempat tidur dan melihat keluar jendela ,terlihat sinar matahari yang masih malu-malu untuk menampakkan dirinya.
“lari pagi ??” tanyaku dalam hati. “ya ,sudahlah daripada tidak bisa tidur dan belum ada sarapan ,mending aku lari pagi. Lagipula aku ingin merubah pola hidupku lagi.” Gumamnya pada dirinya sendiri. Begitu sudah keluar dari rumah dengan sedikit mengendap-ngendap ,aku mulai lari ke arah taman yang tidak jauh dari rumah kira-kira butuh waktu 15 menit, aku tahu arah ke taman itu karena dari kecil kalau sedang mengunjungi ajusshi Lee joon dan ajumma Cin Rae ,kami sering diajak bermain ditaman itu. Begitu sampai di taman aku langsung duduk disalah satu bangku taman dan mencoba mengatur nafasku yang lumayan terengah-engah, ”ahh ,ini pasti karena sudah lama aku tak berolahraga.” Batinku sementara masih mengatur nafas.
Dan beberapa saat kemudian mataku tertuju pada seseorang dikejauhan ,sosoknya tidak asing. Jinki ?! kenapa ? .. dan siapa yeoja yang berjalan disampingnya. Mereka terlihat tertawa bersama dan tangan jinki mengelus kepala yeoja itu. tiba-tiba hati rasanya panas melihat mereka berdua, dulu jinki hanya melakukan hal-hal tersebut kepadaku ,sekarang dia terlihat sudah melupakan semua itu. “hhmp ,lebih baik aku pergi ke tempat lain” batin ku sambil beranjak dari bangku taman ,dan ketika aku berbalik.
“Akkhh !” teriakku saat aku hampir terjatuh karena seperti ada sesuatu yang keras menabrakku.
“ckckck ,kau lagi . selalu saja. Apa kau memang hobi ditabrak ?!” keluh seseorang sementara dia memegang pinggangku.
“mia- ... aishh ,kenapa harus kau lagi.”cetusku sebelum sempat menyelesaikan permintaan maafku sementara aku membersihkan tangan dan kakiku dan segera pergi dari taman.
“Heiii ! urusan kita belum selesai.” Teriaknya dari belakang sambil menyusulku denagn sepedanya.
“urusan apa lagi ?! kita tidak ada urusan apa-apa !” balasku dengan ketus tanpa menoleh sedikit pun sementara aku berusaha berjalan lebih cepat untuk meninggalkannya.
“waktu kejadian pulang sekolah itu ,aku bertanggung jawab mengantarmu pulang karena kaki dan tanganmu luka walaupun bukan aku yang salah ,karena sekarang kau yang salah dan kau tidak kenapa-kenapa ,harusnya kau mentraktirku sesuatu.” Balasnya dengan ringan.
“Apa ?! Yaa ! tapi kan tetap kau yang salah karena menabrakku.” Sahutku dan kemudian menoleh. Degg .. kenapa ? seperti ada yang menusukku begitu melihat wajahnya yang terkena terpaan sinar matahari dengan senyum yang tergaris dibibirnya ,hidungnya yang mancung ,matanya yang coklat dan rambutnya yang pirang ditiup angin sejuk pagi hari dan hanya menatap kedepan. Mungkin agak lama aku menatapnya sampai ia menoleh kepadaku dan memberi senyum tipis dari bibirnya. Aku langsung berpaling. Degg .. apa dia merasa aku menatapnya ,aduh mudah-mudahan tidak.
“jadi ,bagaimana ? .. ku rasa kau tetap harus mentraktirku.” Katanya sementara meletakkan sepedanya dipagar taman dan menarik tanganku masuk kedalam sebuah cafe yang baru buka dan menjual bermacam-macam es krim.
“Ehh ! tapiii ..”
“begini kan lebih baik. Mungkin lebih baik kalau terus muncul dijalan seperti itu ,jadi kau bisa mentraktirku lagi.” Katanya dengan muka innocent.
“Cihh ,enak saja.” Cibirku sementara melihatnya dengan tatapan sinis dan melahap es krim ku dengan cepat. Anak aneh ..
“oh ,ya . namaku Taemin .. Lee Taemin. Kamu ?”
“Heoyun .. Park Heoyun.” Jawabku singkat.
“Ckckck .. sudah jam 6.30. kita harus pergi sekolah kan. Aku duluan ,kau bisa pulang sendiri kan ?! ” Katanya begitu melihat jam tangannya ,dan mengambil sepedanya tanpa menoleh sedikitpun padaku.
Dasarr orang itu ! uhh ,luka ku ! jadi sakit lagi karena dia tabrak tadi . tapi ,kenapa baru terasa sekarang sakitnya ?
**********
“Gomawo ,ajusshi .. Daa !” teriakku begitu turun dari mobil dan segera berlari ke dalam sekolah. “Aishhh .. di hari kedua sekolah sudah terlambat.”batinku sementara terus berlari ke kelas. Dan .. fiuuhh ,ternyata belum ada seongsemin.
“Annyeong ,Heoyun-ah !” Sapa yoonha. Aku hanya membalas dengan senyuman karena ,dadaku masih sesak karena berlari tadi. Aku meninggalkanya yang masih berdiri menatapku dan segera duduk dibangku ku.
“kenapa kakimu heoyun-ah ?” tanyanya kelihatan peduli begitu memperhatikan kakiku yang dibalut.
“ahh ,tidak .. kemarin sempat terserempet motor waktu pulang sekolah.” Jawabku sementara memicingkan mataku ke arah namja yang baru datang dan duduk disampingku. Namja itu hanya membalasnya dengan senyum tipis yang kelihatan tanpa dosa.
“oh .. sepertinya aku tahu orangnya. Hhehe” ujar yoonha setelah melihatku melirik taemin dan kembali ke bangkunya.
“bagaimana kakimu ?” tanyanya datar tanpa menoleh.
“agak baikan.” balasku juga datar.
“Oo ..”
Ahh .. sepertinya sekolah hari ini akan membosankan seperti biasa.
**********
Malamnya karena aku tak punya PR ,jadi aku bisa menonton sepuasnya ,tentu saja kalau ajusshi belum menyuruhku tidur. Masih memegang remote TV ,aku hanya mengganti-ganti siaran TV ,hah ,rupanya tidak ada acara yang bagus. Begitu aku ingin meninggalkan ruang keluarga ,ajushhi dan ajumma datang dan menyuruhku untuk duduk kembali ,katanya ada hal yang ingin mereka sampaikan.
“begini ,kami langsung saja .. maaf heoyun karena ajushhi tidak bisa terus mengantarmu ,karena ajushhi bisa terlambat ke kantor. Jadi akan ada seseorang yang akan mengantarmu setiap hari. Kebetulan dia juga satu sekolah denganmu. Mungkin kau jarang melihatnya karena dia memang kakak kelasmu..” terang ajusshi.
“kwenchanayo ,ajusshi .. tapi ,kalau masalah itu aku kan bisa berangkat sendiri. Aku juga bisa jaga diri. Aku juga sadar ,tidak mungkin terus-menerus bergantung pada orang lain..”
“bukan begitu heoyun-ah .. kami juga percaya bahwa kau bisa jaga diri. Tapi ,tidak ada salahnya bukan .. lagipula kau belum mengenal daerah ini ,dan sekolahmu juga lumayan jauh dari sini kalau di tempuh dengan jalan kaki. Dia anak yang baik ,dia juga pindahan tapi ,sudah hampir 6 bulan disini. Rumahnya juga dekat ,sekitar 3 rumah dari sini.” Balas ajumma.
Yah ,karena ini juga demi kebaikanku dan mengingat selama ini ajusshi dan ajumma sudah terlalu baik padaku ,aku juga tak tega kalau mengecewakan mereka.
“yah ,baiklah ajumma. jeongmal gomawo karena perhatian kalian padaku. Maaf ,tapi aku ingin beristirahat sekarang.” Jawabku sambil sedikit menunduk dan berdiri menuju kamar.
“Oh ,ya heoyun-ah .. mulai besok pagi kau akan berangkat bersamanya. Tadi sore ajumma sudah mengatakannya padanya.” Tegur ajumma dari bawah tangga.
Aku tak menjawab karena lelah. Entah kenapa akhir-akhir ini aku sering lemas juga. Sementara terduduk diatas tempat tidur aku memperhatikan keluar jendela menatap bintang-bintang di langit. Memikirkan kejadian belakangan ini. Hhm ,semuanya kelihatan baik-baik saja. Tentu tidak pada saat aku bertemu kembali dengan jinki. Dan mengenai taemin ? entahlah ,dia juga biasa-biasa saja. Kecuali kejadian yang ditaman. Tak sadar ternyata aku tersenyum tipis begitu mengingat wajahnya. Ckck. Eh ,masalah yang mengantarku setiap hari ini siapa ?! bodohnya ,aku juga lupa menanyakannya tadi. Mudah-mudahan bukan orang yang menyebalkan.
*********
Seperti biasanya selama beberapa hari yang tlah berlalu ,melakukan aktivitas ku mulai dari pagi .. tapi ,sekarang sedikit berbeda karena ,sudah bukan ajusshi yang mengantarku ke sekolah ,tapi kakak kelasku (kata ajusshi begitu) yang tinggalnya tidak jauh dari rumah.
Ajumma tadi pagi sekali sudah mengatakan ,kalau kakak kelas ku ini akan menjemput depan rumah jam 07.00 .. terpaksa aku harus lebih cepat bersiap-siap lagi.
“uhh ,mana katanya di jemput jam 07.00 ?! nyatanya sekarang sudah jam 07.10 .. 5 menit lagi bel sekolah sudah berbunyi. Bisa-bisa aku terlambat ,atau jangan-jangan dia lupa menjemput ku lagi ?! aduuhh !” rutuk ku ,tapi berhenti saat sebuah mobil sport berhenti di depan ku. Jendela mobil di turunkan dan terdengar seseorang berkata dari dalam mobil ..
“naiklah cepat ! kita sudah terlambat !”
Siapa dia ?! dia yang menjemput ku ?! kenapa marah-marah ,yang terlambat jemput siapa coba ?!
“Yaa ! kenapa masih diam ?! kajja .” katanya lagi dari dalam mobil ,yang berhasil membuatku sedikit kaget dan tambah kesal.
“eh .. ne !”
Begitu aku menutup pintu mobil ,mobil langsung melesat kencang di atas aspal. Sepanjang jalan aku hanya menatap ke jalan karena tegang. Beruntung karena sekolah jadi lebih dekat kalau naik mobil ,aku tak harus olahraga jantung terlalu lama.
“gomaw- .. jinki-ya ?!” pekik ku dalam mobil ,begitu sadar orang yang di sampingku dari tadi ternyata jinki oppa.
“hah .. berhenti lah berteriak .. dari dulu kau tak pernah berubah.”
“jadi kau yang di ceritakan ajumma ?! tahu begitu aku tak mau. Besok aku tidak akan pergi bersamamu ke sekolah lagi !.” kataku dengan nada agak tinggi ,sambil membuka pintu mobil dan ingin segera keluar. Tapi ,jinki berhasil menangkap tanganku ,membuatku menghentikan gerakanku.. “apa lagi ?!.” aku berusaha menepis tangannya ,tapi tak berhasil ,tangannya justru tambah menggenggam tanganku lebih kuat.
“bisakah kau berhenti bersikap seperti ini padaku ,heoyun-ah ? aku tak ingin kau terus menerus marah padaku. Aku tahu aku salah ,tapi yang ku lakukan dulu murni demi kebaikanmu ,tetapi ternyata aku keliru. mianhe heoyun-ah ..”
“sudahlah aku tak ingin membahas masalah itu ,aku sudah mengatakan dulu ,anggap kita tak saling mengenal. Dan jangan-jangan kau sudah tahu kalau ternyata yang akan berangkat bersama denganmu tiap pagi itu aku ?”
“ne .. aku sudah tahu. sejak kita bertemu lagi ,aku sudah tahu kalau kau tinggal dekat rumah. Waktu itu aku sempat mengikutimu ..”
“Oo .. ya ,sudah. Aku sudah terlambat ,kau juga. Aku mau ke kelas sekarang. Lepaskan tanganku.” Kataku tegas. Kudengar dia hanya menghela nafas panjang begitu aku turun dari mobil.
Ahh ,bisa-bisanya ! kenapa harus dia ?! kenapa dia harus muncul lagi dalam kehidupan baruku ! pikiranku terlalu penuh dengan berbagai pertanyaan dan rasa kesal. Akibatnya aku tidak konsentrasi dengan pelajaran hari ini.
Fiuhh ,tinggal pelajaran terakhir untuk hari ini. Tapi ,ternyata yang masuk wali kelas kami ,Kang Jin seongsaenim.
“anneyoung ,anak-anak. Sekarang Han seongsaenim tidak bisa masuk karena ada halangan. Jadi ,saya menggantikannya ,ada kabar bagus yang perlu kalian tahu ,kalau kelas kita akan jalan-jalan ke pulau jeju selama 3 hari ,bagaimana ?” kata Kang Jin seongsaenim semangat.
Anak-anak langsung berteriak senang mendengar kata-kata seongsaenim ,aku hanya bisa tersenyum karena kepalaku masih pusing. Tapi ,beda dengan taemin ,dia kelihatan biasa saja ,masih mencoret-coret bukunya.
“wah ,asikk ! kita bisa jalan-jalan bareng disana heoyun-ah !” seru yoonha ,yang kelihatan begitu semangat sambil tersenyum lebar padaku dari sampingku. “ehh ,kamu kenapa ? kok kelihatan tidak senang ? kamu sakit heoyun-ah ?”
“ahh ,tidak . aku senang .. hanya kepalaku lagi pusing saja.” Jawabku.
“apa kamu mau ku antar ke UKS ?” tanyanya sedikit khwatir. “ahh ,tidak usah .. sudah mau pulang ,kok.” Balasku.
“jadi ,anak-anak besok sore kita berkumpul di sekolah ,lalu berangkat sama-sama ..bawa hal-hal yang perlu saja selama 3 hari disana .ok . sekarang kalian boleh pulang. Anneyoung hikaseoyo.”
“anneyoung ,seongsaenim.”
*********
“ajusshi ,ajumma ..” panggilku saat sedang makan bersama di meja makan.
“kamu bisa memanggil kami appa umma ,kami tidak akan keberatan ,tapi itu juga kalau kamu tidak keberatan ..” potong ajumma.
“ hhm ,maaf ajumma .. tapi ,mungkin aku belum siap untuk itu.” kata ku sambil tertunduk.
“tidak apa-apa .. kamu bisa memanggil kami appa umma kalau kamu memang sudah siap.” Sahut ajusshi sambil tersenyum padaku ,begitu juga ajumma.
“ngomong-ngomong ,sepertinya ada yang ingin kamu tanyakan ?” tanya ajumma.
“ahh ,ne .. kelas ku besok akan berangkat ke pulau jeju jalan-jalan selama 3 hari ,tadi Kang Jin seongsaenim menyampaikannya waktu pelajaran terakhir. Apa aku boleh pergi ?”
“Oo .. tentu saja boleh. Tapi ,kamu hati-hati selama di sana ,ya .. jangan pergi-pergi sendirian .. apa kamu sudah packing barang ?” tanya ajusshi.
“hhm ,baru sedikit .. aku belum selesai packing karena belum minta ijin pada ajusshi dan ajumma tadi. Terima Kasih ajusshi ajumma ,kalian sangat baik padaku.” Sahut ku senang.
“cheonmaneyo sayang.”
*********
“Wahh !”
“ckck .. jadi kita naik kapal ini . besarr ,ya !” seru yoonha senang yang sedang berdiri disamping ku. “ayo kita naik !” katanya sementara menarik tanganku.
Selama diatas kapal aku malas bergabung dengan yang lain di deck depan kapal. Aku lebih memilih sendiri berdiri melihat pemandangan dari buritan. Aisshh ! kenapa kepalaku tiba-tiba pusing ,pandanganku buram ,tubuhku lemas seakan tidak mempunyai tenaga lagi untuk berpegang pada sesuatu .. ku rasakan seperti ada orang menopang tubuhku dari belakang ,aku tidak sempat berbalik karena semua terlihat gelap ..
TBCnahh part 3'ny ini yk belum jadi smpe skrng ,padahal ni ff dri kelas 2 d.bwt :p
sdh ada ide2'ny ,cuman msi malas bwt tuang jadi klimat dialog ..
ni ff jga ky'ny paling cmn smpe 4 ato 5 episode *klu selesai*
kalau ada yk baca selamat berimajinasi utk selanjut'ny ;)







